|
Pendidikan di Kabupaten Aceh Utara memiliki beberapa keunikan dan kelebihan jika disejajarkan dengan kabupaten lain. Dengan jumlah penduduk yang mendekati 622.720 jiwa yang memiliki kepadatan penduduk rata-rata 184 orang/km² tentunya memberi pengaruh secara langsung terhadap kemajuan dan potensi di bidang pendidikan. Hal tersebut merupakan aset bagi pemerintah daerah untuk dapat terus berpacu dalam usaha peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Beberapa strategi dan usaha yang telah telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk meningkatkan mutu pendidikan sebagai tindak lanjut peningkatan sumber daya manusia, di antaranya : A. Program Kelas Unggulan Mulai tahun ajaran 1995 /1996 Kabupaten Aceh Utara telah melahirkan sebuah kelas unggul yang di tetapkan pada SMU Negeri 1 Lhokseumawe . Dimulai dengan kelas 1 kemudian secara berlanjut terjadi kenaikan pada kelas II dan kelas III . Kemudian tahun 2000 /2001 perlaksanaannya diperluas pada tiga lokasi, yaitu SMU Negeri II Lhokseumawe di Krueng Geukueh dan SMU Negeri 1 Lhoksukon. Pengelolaan kelas ini dipisahkan dengan siswa reguler biasa, terbukti siswa lulusan program ini berhasil menembus perguruan tinggi di beberapa kota ditanah air. Mulai tahun pelajaran 2001 /2002 program ini diperluas sampai pada jenjang SLTP, sebagai tahap awal pelaksanaannya di tempatkan pada SLTP Negeri 1 Lhokseumawe. Program kelas unggul ini mempunyai misi untuk menggali dan mengembangkan potensi sumber daya manusia berkualitas, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan memilki prakarsa untuk membangun diri masyarakat dan lingkungannya , dengan sasaran lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi yang bermutu, baik didalam maupun diluar Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam bahkan luar Negeri. Program kurikulumnya mengacu kepada kurikulum nasional, ditambah dengan program-program khusus lainnya yang dilaksanakan pada sore hari, antara lain : Kelompok Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang menyangkut dengan pendalaman bidang studi Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Jepang. Kelompok pembinaan akhlak dan pendalaman ilmu Agama antara lain ; Pengajian Al-qur’an, Tafsir dan Hadist, Akidah Akhlak dan Muhadharah. Kelompok Keterampilan Kepribadian dan Kesehatan, antara lain ; Olahraga dan Kesehatan, Pramuka, Kesenian dan Komputer. Kelompok Perluasan Wawasan dan Pengetahuan Umum, antara lain ; Ceramah-Ceramah tentang berbagai masalah yang relefan, melalui ceramah agama dan umum oleh para penceramah atau pejabat yang terkait.
B. Program Kelas Inti Program Kelas Inti merupakan Crass Program yang dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan terutama NEM. Sasaran dari program ini adalah siswa III SMU dan kelas III SLTP. Di Kabupatan Aceh Utara untuk SMU di konsentrasikan pada tiga wilayah yaitu Krueng Guekueh, Lhokseumawe dan Lhoksukon yang di ikuti oleh siswa jurusan IPA dan IPS. Program ini telah menunjukan hasil yang mengembirakan, dimana setiap tahun sudah banyak para siswa yang berhasil lulus UMPTN baik di Perguruan Tinggi Negeri yang ada di pulau Jawa maupun yang ada di luar pulau Jawa. Adapun dana pelaksanaan kelas inti ini semuanya di tanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara. Khusus untuk tingkat SLTP pelaksanaan diadakan di sekolah masing-masing dengan sistem pengajaran pada sore hari. Hal ini pun telah menunjukkan NEM yang lebih baik dari tahun ke tahun. C. Program Aceh Utara MIPA Olympic Program ini merupakan hasil kerja sama Kanin Diknas Kabupaten Aceh Utara dengan perbankan, yang dikaitkan melalui moment FKPN (Forum Komunikasi Pelajar Menabung) yang dilaksanakan melalui kegiatan KANTANAS (Pekan Tabungan Nasional) dengan koordinatornya Bank Indonesia. Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah perlombaan antara siswa SMU kelas III se-Kabupaten Aceh Utara baik jurusan IPA maupun IPS. Adapun bidang studi diperlombakan untuk jurusan IPA antara lain ; MIPA, Bahasa Inggris dan mengarang tentang Perbankan. Sedangkan untuk jurusan IPS, antara lain ; Matematika, IPS dan mengarang. D. Program Ujian Catur Wulan Bersama Untuk melihat lebih sejauh mana pelaksanaan yang telah dilaksanakan, Kanin Diknas Kabupaten Aceh Utara bekerjasama dengan K3S telah melaksanakan ujian Catur Wulan bersama, khususnya pada catur wulan ke tujuh baik untuk tingkat SLTP maupun SLTA. Pelaksanaan program ini diharapkan untuk menyeragamkan visi para guru dalam menyampaikan materi kurikulum kepada anak didik dan dalam membuat kisi-kisi soal, sehingga akan dapat dibandingkan pencapaian kurikulum antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Ujian yang dilaksanakan secara serentak tersebut, soalnya dirakit oleh guru-guru senior menurut bidangnya masing-masing yaitu khusus pada bidang studi yang di Ebtanaskan dan di koordinasi lansung oleh Kanin Diknas adapun dana pelaksanaannya bersumber dari dana rutin sekolah masing –masing dan tidak di benarkan dikutib dari siswa.
Program Kerjasama dengan The Osaka Gas Foundation. Program ini merupakan salah satu kerjasama dengan pihak luar negeri, yaitu dengan salah satu perusahaan pembeli Gas PT. Arun NGL yang berkedudukan di jepang dan kerjasama ini telah berlangsung selama tujuh tahun. Adapun bentuk kerjasamanya adalah berupa pemberian bantuan peralatan pendidikan, dengan porsi 80% untuk SLTA dan 20% untuk SLTP, serta pemberian Bea Siswa kepada 20 orang siswa setiap tahunnya. Jumlah Bea Siswa ini bertambah terus dari tahun ke tahun.
|